Kulit pisang bisa dibuat baterai? kok bisa?
Jadi kulit pisang mengandung
beberapa mineral yang dapat berfungsi sebagai elektrolit. Mineral dalam jumlah
terbanyak adalah potassium atau kalium (K+). Kulit pisang juga mengandung garam
sodium yang mengandung klorida (Cl-) dalam jumlah sedikit. Reaksi antara potassium
atau kalium dan garam sodium dapat membentuk kalium klorida atau KCl. Menurut
Drs. Asep Jamal (2008) KCl merupakan elektrolit kuat yang mampu terionisasi dan
menghantarkan arus listrik.
Pisang juga mengandung Magnesium dan Seng. Magnesium (Mg) dapat bereaksi dengan
diklorida dan menjadi elektrolit kuat. Jumlah Magnesium hanyalah 15 % dari
jumlah pisang keseluruhan. Pisang juga mengandung Seng (Zn) yang merupakan
elektroda positif. jumlah kandungan Seng dalam pisang hanya mencapai 2 %.
Sehingga mineral yang paling berperan dalam menghantarkan listrik adalah
potassium atau kalium, yang bereaksi dengan garam sodium. Dimungkinkan garam
magnesium dan seng juga turut berperan dalam menghantarkan dan menyimpan arus
listrik searah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar